Latest Post

Sejarah Panjang Google Berkiprah di Jejaring Sosial

Jejaring sosial terus berkembang selama dekade terakhir ini, dan selama beberapa tahun terakhir, posisi Facebook sebagai yang teratas di layanan jejaring sosial cukup solid untuk dijatuhkan. Masuknya Google melalui Google+, merupakan upaya Google untuk masuk ke dunia jejaring sosial yang telah banyak mengatakan dan hampir tak terbantahkan lagi menuai kegagalan. Namun tidak diragukan pula Google+ belum menunjukkan kekuatan mereka, dan memiliki kesempatan terbaik untuk menuai sukses menjadi yang terpopuler. Hal ini terus berkembang dalam hal popularitas, tapi bagaimana kiprah Google dalam upaya menembus dunia jejaring sosial dan apa yang membedakannya dari pesaingnya?

Google memiliki sejarah panjang yang bisa dikatakan "kacau" di dunia jejaring sosial, dan sebagian besar dari situs-situs jejaring sosial nya tidak diketahui keberadaannya oleh para pengguna internet dan juga diabaikan dari ragam jejaring sosial. Berikut ini adalah ikhtisar mengenai sejarah panjang dari usaha yang telah Google lakukan sebelumnya untuk meraih popularitas melalui jejaring sosial:

Orkut: Sejauh yang kami sadari, ini adalah upaya awal Google (dan sampai sekarang) yang paling sukses di platform jejaring sosial. Orkut tidak pernah mendapatkan banyak popularitas di Indonesia (bahkan juga di Amerika), tetapi yang terbesar di Brazil untuk hari ini, dan juga memiliki pengikut di India dan berbagai negara lainnya.

Open Social: Diluncurkan pada tahun 2007, secara teknis ini bukan sebuah jejaring sosial. Open Social adalah upaya Google dan MySpace untuk membuat sebuah antarmuka pemrograman umum yang dapat diterapkan di beberapa jaringan sosial, yang memungkinkan programmer untuk dengan mudah mengintegrasikan jaringan ini ke dalam website dan aplikasi lainnya. Sebagian besar hal ini telah tenggelam oleh Facebook.

Friend Connect: Diluncurkan pada tahun 2008, Friend Connect adalah upaya Google berikutnya di platform jaringan sosial seperti Facebook atau MySpace, tapi butuh pendekatan dalam menggunakan berbagai standar terbuka (termasuk Open Social) untuk membuat jaringan ini di berbagai jenis account dan website. Kami bahkan sebelumnya tidak mendengar hal itu sampai kami mulai meneliti untuk artikel pembelajaran ini.

Google Lively: Ini adalah upaya Google untuk menciptakan lingkungan 3D yang dapat diinstal ke setiap situs, di mana pengguna dapat log in dengan akun pribadi mereka dan berinteraksi dengan satu sama lain. Ini hanya berlangsung selama beberapa bulan sebelum Google Lively dihentikan pada tahun 2008.

Google Wave: Google Wave adalah format komunikasi yang dimaksudkan untuk menggabungkan fitur dari e-mail, message boards, dan skema jejaring sosial untuk memungkinkan sebuah pertukaran informasi dari beragam percakapan (atau gelombang/wave) yang bisa mencakup berbagai jenis media tambahan di berbagai kontributor jaringan. Pada dasarnya Google telah meninggalkan proyek ini, tetapi masih ada di bawah nama Apache Wave.

Buzz Google: Sebuah jaringan sosial yang telah diintegrasikan ke dalam Gmail (layanan e-mail milik Google), sejak tahun 2010. Hal ini memungkinkan orang untuk berbagi informasi dengan satu sama lain dalam format jaringan sosial di dalam antarmuka Gmail. Ironisnya, Google Buzz yang saat itu diluncurkan untuk menyaingi Facebook, "hampir" tidak ada gebrakan sama sekali.

Upaya Apa yang Google lakukan selanjutnya untuk menjadikannya lebih baik di media sosial? Yaah, yang terbaru dan terhangat adalah diluncurkannya Proyek Google+ yang kami rasa ini merupakan "gebrakan terbesar" yang Google lakukan dalam platform jejaring sosial (semua orang-pun bisa mengatakan demikian pada proyek-proyek Google sebelumnya).

CIRCLES

Circles (Lingkaran) adalah konsep inti dari Google+, dan ini merupakan fitur utama yang membedakannya dari para pesaingnya. Siapa saja yang Anda inginkan untuk berkomunikasi dengan masuk ke satu atau lebih dari "lingkaran" Anda, atau kelompok orang yang Anda kenal. Anda dapat memiliki lingkaran teman-teman, lingkaran rekan kerja, lingkaran anggota keluarga, dll, dan tak seorang pun yang dapat melihatnya, namun Anda dapat melihat lingkaran apa yang Anda miliki sendiri. Kemudian ketika Anda menulis update status, Anda juga dapat memilih lingkaran manapun sesuai keinginan Anda untuk berbagi. Hal ini membuat privasi menjadi lebih mudah, sebuah fakta yang menunjukkan dengan tegas bahwa Google+ berbeda dari Facebook, di mana pengaturan privasi sangat kompleks untuk mengelola dan terlihat berubah setiap beberapa bulan.

Bahkan lebih baik, ketika Anda sedang men-setting informasi pribadi Anda di Google+, ada tempat di setiap bidang yang spesifik dengan lingkaran bahwa informasi tersebut digunakan bersama-sama. Sebagai contoh, kami memiliki nomor telepon yang kami setting hanya bisa dilihat oleh teman-teman dan keluarga kami, akan tetapi kami telah men-setting profesi kami agar dapat dilihat oleh semua lingkaran saya. Sekejap saja untuk dilakukan. Kemudian ketika Anda pergi untuk melihat update status lainnya yang telah diposting (yang berada dalam sebuah antarmuka yang mirip dengan Facebook dalam penampilan dasar), Anda dapat menyaring informasi dengan lingkaran hanya dengan satu klik. Ini bekerja sangat baik, dan Anda dapat memberikan kesan yang berbeda kepada kami tentang hal ini.

HANGOUTS

Fitur lain yang unik dalam Google+ adalah konsep dari Hangouts (nongkrong). Hangouts pada dasarnya adalah sebuah video chat room, di mana Anda dapat mengundang teman-teman dan berbicara bebas antara satu sama lain. Webcam menjadi sangat luas, dan bahkan dibangun ke laptop dan netbook. Kedengarannya bagus, tetapi tidak tanpa setup (mengaturnya) terlebih dahulu. Bahkan untuk memulai fitur ini, Anda diminta untuk men-download dan menginstal "Google Voice and Video Plugin" terlebih dahulu, dan kemudian Anda harus mencari teman di Google+ (dan dalam satu lingkaran Anda) yang bersedia untuk melakukan hal yang sama. Namun, setelah Anda selesai dengan semua itu, video streaming tampaknya berjalan sempurna selama Anda memiliki koneksi internet yang baik.

Fitur yang Hilang

Dengan semua hal itu yang terlihat bersih dan bekerja dengan lancar, menurut kami ada beberapa fitur yang "mencolok" hilang dari Google+. Google+ kekurangan cara untuk membuat account untuk bisnis atau organisasi (disebut "Fan Pages" di Facebook). Bahkan, Google secara aktif mencatat akun pengguna standar yang ditetapkan untuk organisasi. Mereka mengklaim bahwa mereka bekerja pada beberapa jenis platform untuk account bisnis, namun permintaan terlampau tinggi, sehingga mereka berisiko mengasingkan pengguna baru jika mereka mengambil terlalu lama. Fitur lain yang mencolok hilang adalah cara menyiapkan sebuah acara (disebut "event" di Facebook), atau apapun dari catatan kalender mengenai hal itu.

KESIMPULAN

Google+ jelas merupakan suatu upaya "berkualitas" yang Google lakukan untuk masuk ke bidang jejaring sosial, tetapi hanya waktu yang akan mengatakan apakah ia dapat menggulingkan Facebook dari posisinya sebagai situs jejaring sosial terpopuler saat ini. Meskipun ia memiliki kesempatan yang baik dan tidak memiliki semua fitur seperti yang Facebook miliki, namun dengan antarmuka yang bersih, privasi yang sederhana, dan metode interaksi yang menyenangkan, kami sangat menyarankan Anda untuk memeriksa sendiri hal-hal seperti yang telah kami jelaskan di atas.

 

Bisnis online: Menghasilkan Uang dengan Blog dan PPC

Fenomena bisnis online akhir-akhir ini semakin banyak diminati oleh para netter. Sebuah perkembangan yang sepertinya cukup baik, dimana internet telah menjadi media yang bukan hanya untuk mencari hiburan, informasi, pertemanan, tetapi juga menjadi media menghasilkan uang melalui internet.
Tentunya banyak hal yang menyebabkan orang mencoba bisnis online. Terjun ke dunia bisnis online menjadi suatu alternatif pekerjaan baru. Tidak sedikit yang berhasil, namun banyak juga yang mengalami kegagalan.
Kesalahan dalam mindset mengenai bisnis online menjadi faktor pertama kegagalan dalam membangun bisnis online. Beberapa Mindset yang salah mengenai cara berbisnis online adalah:
  • Bisnis Online Mudah.
  • Pendapatan yang besar.
  • Mendapatkan uang yang relatif cepat dan banyak.

Salah satu jenis bisnis online yang banyak diminati para blogger adalah PPC (Pay Per Click), dimana pemilik blog akan mendapatkan penghasilan dari iklan yang diklik pengunjung. Sekilas bisnis PPC terkesan sangat mudah; hanya dengan memasang advertising kita akan memperoleh penghasilan tambahan. Namun sebenarnya bisnis PPC juga tidak segampang itu, tidak sedikit blogger yang juga akhirnya tanpa memperoleh pengahsilan ketika sudah menempelkan iklan di blognya. 

Seperti bisnis yang lainya, menjadi publisher PPC juga membutuhkan persiapan dan strategi yang matang. Berikut persiapan sederhana bagi yang ingin memulai bisnis online dengan PPC
  • Anda bisa membuat blog mperti blog Bisnis Online ini yang menggunakan subdomain blogspot.
  • Cari Keyword (abadi) yang anda kuasai, jangan mengambil keyword di luar pengetahuan anda. Ini nantinya yang membuat anda kesulitan untuk menulis di blog.
  • Isi kontent secara teratur 3 posting per hari menggunakan keyword pilihan yang sudah anda research. Tentunya juga jangan lupa submit ke sosial bookmark.
  • Pasang pengukur statistik blog seperti google analityc atau histats. Ini berguna untuk memantau perkembangan blog dari segi visitor.
  • Blogwalking, berkomentar di blog orang dengan nama dan URL blog anda.
  • Tuker link dengan blogger lain.
  • Setelah anda mempunyai visitor yang cukup, misalnya minimal 1000/hari anda baru pasang iklan PPC

 

5 Kelengkapan Penting dalam Membuat Situs Blog Bisnis Online

Membangun Situs/Blog Bisnis adalah hal yang wajib bagi pelaku bisnis online internet. Namun membangun sebuah situs bisnis juga tidak bisa dilakukan sembarangan. Salah satunya adalah yang harus diperhatikan (selain SEO) adalah kelengkapan situs/blog bisnis online.  Dengan membangun website, atau mengkhususkan diri pada bisnis online, sebenarnya Anda mempunyai kesempatan untuk mempromosikan bisnis Anda. Kita ambil contoh misalkan Anda sedang membangun jaringan bisnis online seperti "Peluang bisnis online tanpa repot " ataupun seperti "Peluang Bisnis Online apa adanya". Kelengkapan Situs/Blog Bisnis" di Internet merupakan hal yang penting untuk bisnis di internet. Sebagai pemilik blog atau situs bisnis baru, Anda tentu harus memperkenalkan diri lebih dulu kepada calon pembeli. 

Business Blog Site, small business, online business,business internet
Seorang kolumnis bisnis di berbagai surat kabar, dan CEO dan Janitor dari TiceWrites Inc., "Carol Tice" membagi 5 alasan mengapa website Anda dianggap kurang asyik oleh pengunjung:

1. Informasi mengenai kontak diri Anda tidak terlihat pada home page. 
Pengunjung website tentu ingin tahu siapa pengelola website, dan bagaimana cara menghubungi Anda. Bila mereka tidak bisa melihat dimana letak nomor telepon, alamat, atau bahkan tab “Contact Us”, apa yang bisa Anda harapkan? Tak ada gunanya membuat kesan kosmo, global, misterius, atau Anda ada di segala tempat, karena hal ini hanya membuat Anda terlihat amatir. Pengunjung tentu ingin melihat dimana kota tempat Anda berada, sehingga dapat memprediksi berapa lama kira-kira barang yang dipesan sampai ke tujuannya (tujuan pengiriman barang). Adanya nomor telepon juga memudahkan pengunjung untuk langsung mengetahui dimana Anda berasal.

Idealnya, contact info mestinya bisa langsung dilihat di bagian atas web page, tanpa perlu meng-scroll ke bawah halaman web. Menuliskan contact info di bagian terbawah web, dengan huruf 8 pt, berwarna putih di atas dasar abu-abu, hanya akan menyulitkan pencarian calon pembeli potensial Anda. Melengkapi informasi dan menampilkannya dengan jelas tidak hanya memudahkan calon pelanggan, tetapi juga membuka peluang majalah atau surat kabar mewawancarai Anda.

2. Anda hanya menyediakan formulir fill-in email. 
Tahukah Anda bahwa formulir email yang Anda sediakan di contact page tidak akan digunakan? Hal ini karena tidak ada orang yang ingin mengisi formulir tersebut. Pengunjung merasa tidak dikenal, dan siapa yang akan menerima email mereka. Jika Anda senang menggunakan formulir karena dapat menangkap data langsung ke dalam sistem CRM untuk Anda, atau apa pun alasan Anda, paling tidak cantumkan alamat email Anda, dan berikan pilihan untuk mengklik sebuah link.

3. Anda tidak memiliki nomor telepon. 
Selain tidak mencantumkan alamat, website Anda juga tidak menuliskan nomor telepon. Anda khawatir nomor telepon Anda disalahgunakan, atau menerima telepon-telepon iseng. Jadi Anda hanya mengandalkan email dan fill-in form. Padahal, cara seperti ini hanya membuat calon pembeli berpikir bahwa Anda tidak berpengalaman.

4. Halaman “About Us” tidak menceritakan kapan perusahaan Anda didirikan, dan oleh siapa. 
Informasi ini tentu diperlukan jika bisnis Anda sudah berkembang. Jika produk atau jasa Anda disukai orang, mereka tentu ingin mengetahui siapa yang ada di balik bisnis hebat ini. Wartawan tentu juga ingin mencari cerita-cerita unik untuk disampaikan. Misalnya, Anda ternyata bekerja sama dengan seorang sosialita dan mantan artis remaja untuk mendirikan kafe yang kini menjadi tempat nongkrong remaja itu. Bagaimana persahabatan Anda berakhir dengan bisnis ber-omzet besar ini, itulah yang menarik bagi pelanggan.

5. Halaman “News” atau “Press” tidak memiliki kontak untuk media. 
Anda memiliki halaman khusus untuk press release, kliping artikel dari majalah atau suratkabar yang pernah memuat artikel tentang bisnis Anda, tetapi Anda tidak menyediakan kontak untuk media lain yang ingin menghubungi Anda. Bila calon pembeli tidak punya cukup waktu untuk mencari kontak Anda (padahal kebutuhan sudah mendesak), atau wartawan sudah menghadapi deadline, mereka tak akan membuka halaman Anda lagi lain waktu.

Sayangnya, banyak pemilik bisnis kecil yang tidak memberikan informasi yang lengkap untuk pengunjungnya. Padahal, kurangnya informasi ini akan mengundurkan niat pengunjung untuk berbelanja atau bergabung dengan bisnis Anda.

 

3 Strategi Penetapan Target Pasar untuk Marketing Produk

Salah satu bagian penting strategi pemasaran bisnis adalah menentukan target pasar. Dengan adanya target pasar yang jelas, akan mempermudah perusahaan untuk menentukan produk yang sesuai kebutuhan dan keinginan konsumen. Atau dengan kata lain, dapat juga diartikan bahwa target pasar merupakan pasar yang memiliki konsumen dengan daya beli yang cukup potensial. Dalam menentukan target pasar nya masing-masing perusahaan memiliki strategi yang berbeda, hal ini berkaitan dengan ranah jangkauan pasar yang ingin disentuhnya. Ada perusahaan yang ingin menjangkau konsumen dari semua kalangan, namun ada pula perusahaan yang sengaja memisahkan konsumen sesuai dengan target pasar produknya.  .

Dalam dunia marketing pada umumnya, setidaknya terdapat tiga strategi penetapan target pasar yang sering dilakukan para pelaku bisnis, strategi tersebut antara lain sebagai berikut :

1. Strategi pemasaran tanpa pembeda ( undifferentiated marketing )

Strategi pemasaran undifferentiated marketing  ini, hanya menawarkan satu macam produk dan mencakup seluruh pasar. perusahaan bertujuan untuk menanamkan image kuat produknya kepada para konsumen, tanpa membedakan target pasar. Umumnya, perusahaan melihat pangsa pasar secara keseluruhan tanpa membedakan target pasar tertentu. 

Undifferentiated marketing (pemasaran tanpa pembeda) dipilih para pelaku bisnis dengan pertimbangan  biaya penerapan strategi undifferentiated marketing lebih kecil dibandingkan pemasaran dengan differentiated marketing (membedakan target pasar). Startegi Pemasaran tanpa membedakan target pasar lebih  mengandalkan produksi, distribusi dan strategi promosi secara massal, sehingga bisa menghemat biaya.

Namun, strategi pemasaran undifferentiated marketing (pemasaran tanpa pembeda) tersebut juga memiliki kekurangan. Karena mayoritas pelaku bisnis yang tidak membedakan konsumen, maka para pelaku bisnis akan memilih target pasar yang paling luas untuk menawarkan produknya. Tentunya, jika banyak pelaku bisnis yang memilih cara marketing tersebut, maka persaingan bisnis pun semakin ketat.

2. Strategi pemasaran dengan pembeda ( differentiated marketing )

Adalah strategi marketing dengan membedakan target pasar sesuai kebutuhan konsumen. Berbagai variasi kebutuhan yang dibutuhkan para konsumen, menjadi faktor pendorong pelaku bisnis membedakan target pasar mereka. Jika pemasaran tanpa pembeda hanya memproduksi satu macam produk, pemasaran dengan pembeda memproduksi berbagai macam produk yang disesuaikan dengan kebutuhan dan minat para konsumen.

Pembedaan produk bisa dikategorisasikan berdasarkan letak geografis konsumen, style atau gaya hidup, umur, jenis kelamin, tingkat pendapatan, bahkan bisa juga dibedakan berdasarkan tingkat pendidikan para konsumen. Upaya pembedaan target pasar ini bertujuan agar loyalitas konsumen terhadap suatu produk lebih kuat, karena perusahaan menawarkan produk yang sesuai dengan keinginan konsumen. Salah satu contoh startegi  differentiated marketing adalah dari produk mie instan, mereka mengembangkan usahanya dengan membedakan varian rasa produk berdasarkan selera para konsumen.

Jika dibandingkan dengan pemasaran tanpa pembeda, strategi pemasaran dengan pembeda membutuhkan biaya yang lebih besar. Karena dibutuhkan biaya untuk riset produk baru, proses produksinya yang lebih besar, serta peningkatan biaya untuk riset pasar. Meskipun demikian, pemasaran dengan pembeda lebih disenangi para pelaku usaha. Sebab dengan  differentiated marketing, produk mereka memiliki daya tarik yang lebih kuat dibandingkan produk yang dipasarkan para pesaing.

3. Strategi pemasaran terkonsentrasi ( concentrated marketing )

Adalah model marketing terkonsentrasi yang hanya fokus memasarkan produknya kepada satu atau beberapa kelompok pembeli saja.  Sehingga pemasaran produk hanya ditujukan kepada kelompok pembeli yang paling berpotensi. Contohnya adalah produk Tropicana Slim, gula rendah kalori dan bebas gula ini lebih fokus kepada para konsumen yang ingin menjaga kesehatannya terutama bagi para penderita diabetes.

Dengan fokus pada kelompok tertentu, perusahaan yang menggunakan strategi pemasaran model ini berusaha menawarkan produk yang terbaik bagi target pasar mereka. Sehingga spesifikasi image produk yang ditawarkan dapat tertanam pada konsumen yang menjadi target pasarnya. Selain itu pemasaran terkonsentrasi juga lebih menghemat biaya, baik biaya produksi, biaya distribusi maupun biaya promosi. Sebab semuanya hanya fokus pada satu atau dua kelompok konsumen saja.

Namun begitu, pemasaran konsentrasi memiliki kelemahan, bahkan resikonya lebih besar dari  differentiated marketing maupun undifferentiated marketing. Bila target pasar yang menjadi fokus pemasaran tiba – tiba beralih ke perusahaan pesaing dengan fokus yang sama, maka Anda akan kehilangan satu – satunya ladang konsumen yang Anda miliki. Besarnya resiko yang ada, membuat pemilik perusahaan lebih memilih memasarkan produknya ke beberapa target pasar.

Itulah gambaran singkat tentang strategi target pasar. Bagi Anda yang ingin mencoba peluang usaha baru, sebaiknya tentukan terlebih dahulu target pasar yang ingin Anda jangkau. Semakin jelas target pasar Anda, semakin mudah pula Anda menentukan strategi pengembangan usaha tersebut. 

 

Kendala Umum Menjalankan Bisnis Online

Bisnis online sebenarnya hampir tidak ada bedanya dengan bisnis secara offline. Begitu juga cara memulai dan membangunya. Sebagai contoh saja; jika di bisnis offline katakana saja kita mau membuat toko yang menjual sesuatu, tentunya kita kita harus memiliki modal, kemampuan, kedisiplinan dll. Begitu juga dalam bisnis online di internet selain membutuhkan modal materi, bisnis di internet juga seharusnya paling tidak memiliki akuntabilitas dari setiap masing-masing jenis bisnis online yang bakal di geluti seperti PPC, TLA, Bisnis Affiliate, PTR, dan lain sebagainya. Nah disinilah nantinya kita akan menemu kendala-kendala, yang umumnya akan dihadapi adalah;

Koneksi jaringan Internet
Walaupun saat ini koneksi internet telah menyebar hingga ke pelosok desa, bahkan banyak juga jasa hotspot yang berjualan koneksi di area pedesaan, namun bagi kita yang yang berada di pelosok desa agaknya koneksi internet masih menjadi kendala yang cukup berarti. Kebanyakan jenis koneksi yang ada di desa masih jauh di bawah standart. Tentunya hal ini berbeda jauh dengan mereka yang berada di kawasan perkotaan dimana layanan koneksi internet sudah cukup merata dan stabil.

Faktor Bahasa Asing
Faktor bahasa merupakan kendala terbanyak dan paling umum dimiliki oleh para pemula bisnis online yaitu faktor penguasaan bahasa asing atau inggris. Walaupun ada saja solusi untuk mengatasi masalah penggunaan bahasa asing yaitu menggunakan software penerjemah online ataupun jasa penerjemah, namun tetap saja tidak akan maksimal usaha yang dilakukan karena sifat ketergantungan secara terus-menerus tidak akan bisa menjamin totalitas hasil usaha akan terwujud secara maksimal.

Kemampuan dan Tekad
Tekad saja alias modal nekat serta kemauan hasrat tinggi tidaklah cukup untuk sukses dalam bisnis online di internet tanpa memiliki kemampuan atau salah satu keahlian dasar dari seluruh cakupan yang dibutuhkan sebagai penunjang dalam hal ini adalah hal-hal yang merupakan bagian dari faktor yang harus setidaknya sedikit terpenuhi sebagai kelengkapan atau materi modal skill di bisnis online.

 

Bisnis Online Sebagai Bisnis Alternatif Dan Pekerjaan Sampingan Yang Mengahsilkan


Bisnis Online bisa dijadikan bisnis alternatif ataupun pekerjaan alaternatif baru ketika mencari lowongan kerja yang sesuai dengan minat anda semakin susah ditambah dengan kondisi modal usaha yang minim. Dalam sebuah article, pernah ada yang mengulas dengan menunjukan data statistic tentang tingkat pengangguran dikalangan Sarjana yang meningkat tajam dan hampir sebanding dengan Tamatan Sekolah Menengah Atas. Belum lagi ditambah perusahaan melakukan pengurangan jumlah karyawan (PHK) demi menutupi dan menahan laju pengeluaran biaya oprasional. Dengan demikian, mau tidak mau kita harus kreatif dan mencari alternatif perkerjaan baru sebagai jalan keluar mengatasi income pribadi kita. Bisnis Online atau bisnis internet adalah salah satu alternatif yang cocok untuk anda yang mempunyai bakat bisnis.

Bisnis Online adalah bisnis yang memiliki cakupan  sangat luas dengan banyak cara menjalankannya. Dalam banyak artikel di internet kita bisa menemukan berbagai macam cara menjalankan bisnis online di internet; Mulai dari menjadi marketer affiliate untuk menjual produk-produk affiliasi seperti Mengikuti pasar lelang di Ebay.com dan Amazon.com, atau Mejadi Publisher PPC (Google Adsense, clicbank, PPC Local; kumpul blogger dll) , Berjualan Link, mengikuti program bisnis paid review, dan masih Buanyak lagi.

 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Blog Bisnis Online Gratis - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger | Mitra Pangandaran | Wisata Alam Pangandaran